4 Hal Yang Perlu Dilakukan Startup Sebelum Melakukan Coding

Saat ini banyak sekali orang yang mulai merintis bisnis starup. Tentunya sebuah bisnis startup harus memiliki sebuah tim. Dengan adanya tim, maka pemikiran mengenai ide, konsep, strategi, visi, dan misi akan jauh lebih mudah untuk diwujudkan.

Akan tetapi pada kenyataannya, untuk masalah visi, terkadang mereka tidak memiliki visi ataupun strategi yang jelas dalam memasarkan produk dari startup tersebut.

Selain itu, kebanyakan tim dari sebuah startup hanya membicarakan trial and error atau permasalahan dari bisnis startup yang mereka lakoni. Peluang pasar, pendapatan yang ingin diharapkan, penyempurnaan, kehebetan para anggota tim, contoh produk merupakan bahan pembicaraan yang paling sering dibicarakan oleh mereka.

Oleh karena itu, ketika ditanya tujuan final dari produk mereka, maka mereka akan menjawab dengan deskripsi yang masih abstrak, belum terlalu menjurus atau meruncing ke satu tujuan yang benar-benar konkret.

Pada kenyataannya, para developer dari bisnis startup dapat dikatakan sebagai orang-orang yang memiliki keahlian yang lebih dari cukup untuk mengembangkan suatu produk. Oleh karena itu, mereka tidak akan pernah kesulitan ketika membuat sebuah produk startup.

Tetapi yang paling penting dari itu semua adalah pembuatan produk harus memiliki nilai, inti, tujuan, dan memiliki kemungkinan untuk berkembang seiring dengan majunya perkembangan zaman.

Karena alasan itulah, terdapat beberapa hal yang harus diketahui sebelum mulai untuk mengembangkan sebuah produk startup agar memiliki nilai di masa yang akan datang. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum membuat sebuah produk startup.

1. Jabarkan dengan jelas masalah yang akan dipecahkan

Masalah akan selalu berbeda seiring dengan perkembangan zaman. Contohnya saja saat ini. Sekarang banyak orang yang mengeluhkan harga suatu produk. Selain itu, mereka juga melihat suatu produk tersebut bagus, apabila produk tersebut menarik dan memiliki manfaat.

Oleh karena itu, jika anda ingin membuat produk startup, maka anda harus melakukan studi kasus di masyarakat, mengenai apa yang mereka harapkan dan butuhkan.

2. Apa yang harus dilakukan orang-orang untuk menyelesaikan suatu masalah

Seperti yang diketahui, saat ini banyak sekali produk startup yang sudah terkenal, salah satu contohnya yang sedang hangat saat ini adalah Go-Jek.

Karena startup tersebut meraih kesuksesan, akhirnya munculah pesaing yang mengklam bahwa produk startup miliknya jauh lebih baik daripada startup sebelumnya, tetapi memiliki kinerja yang tidak jauh beda. Dan inilah yang membuat produk startup dapat diterima masyarkat, yakni menambal kekurangan yang ada di produk startup sebelumnya.

Memang terkesan plagiat, tetapi begitulah sebuah bisnis, pasti ada pesaingnya. Intinya, jika anda ingin membangun sebuah bisnis startup maka anda harus melihat masalah yang ada di masyaraka dan mencari solusinya.

3. Apa nilai utamanya?

Suatu produk startup memang harus alias wajib memiliki nilai. Contohnya seperti ini, anda memiliki produk seperti layanan Go-Jek, tetapi nilai utama produk anda memiliki perbedaan, seperti lebih murah, lebih aman, lebih mudah, dan lain sebagainya.

4. Jangan lupakan strategi pasar

Karena ini menyangkut soal bisnis, maka secara tidak langsung anda juga harus memikirkan strategi untuk memperkenalkan produk anda di pasaran atau di publik. Entah itu dengan beriklan, promosi, dan lain sebagainya.

Tetapi dalam hal ini, banyak sekali para pelaku bisnis startup yang mengira bahwa strategi pasar dibuat setelah produk jadi. Padahal itu salah, karena malah tidak efektif dan dapat menghambat pemasaran.

Setelah semua hal yang ada diatas telah dipertimbangkan dengan matang, maka selanjutnya anda dapat mengeksekusi (membuat program/coding) produk startup anda.

Author: 
    author

    Related Post

    Comments are closed.