Aplikasi Pasienia Dari UGM (Universitas Gajah Mada), Dapat Menghubungkan Para Pasien untuk Saling Memberi Motivasi

Kecanggihan dunia internet hingga kini semakin meningkat, belum lagi banyaknya media sosial yang selalu menarik para penggunanya dan terbukti bahwa Indonesia juga berada di peringkat atas bagi penggunaan media sosial.

Selain sebagi konsumen dari penggunaan sosial media, Indonesia juga seringkali membuat berbagai aplikasi. Salah satu aplikasi media sosial yang dibuat adalah aplikasi Pasienia, Pasienia sendiri merupakan aplikasi yang hadir dalam kompetisi Innovative Academy.

Ya, Indonesia seringkali mengadakan berbagai kompetisi bagi para mahasiswa untuk mengukur sejauh mana mereka dapat mengembangkan kemampuan serta kreativitasnya untuk menjadi “produsen” bukan hanya sekedar “konsumen” dari sebuah produk.

Dan terbukti bahwa aplikasi Pasienia besutan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta ini mampu melahirkan aplikasi yang unik dan berbeda dari aplikasi lainnya.

Aplikasi Pasienia ini mirip dengan media sosial lainnya yakni dapat menghubungkan banyak orang dalam satu waktu dan tempat, namun bedanya dalam aplikasi ini mereka bisa bertukar informasi tentang penyakit yang dideritanya.

Seperti namanya, Pasienia ini dibuat khusus untuk para pasien yang ingin bertukar informasi bagi sesama pasien lainnya, maupun keluarga bahkan memungkinkan untuk berinteraksi langsung dengan dokternya.

Dengan sudah tersedianya aplikasi tersebut untuk android sejak Februari dalam versi beta, hingga kini sudah tercatat memiliki lebih dari 5.000 unduhan dari data yang didapat melalui AppAnnie. Dan diawal bulan April lalu, tim aplikasi tersebut telah meng-update untuk UI dan UX.

Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi banyak pasien, mereka dapat saling bertukar informasi secara mudah hingga dapat saling memotivasi satu sama lain.

Target Bagi Pengguna di Asia Tenggara

Fadli Wilihandarwo, CEO Pasienia ini mengaku sangat senang karena aplikasi yang ia kembangkan bersama teman-teman mahasiswa lainnya mampu berkembang pesat dan hingga kini telah mencapai ribuan interaksi penggunanya dalam aplikasi tersebut. Ia juga berharap agar Pasienia ini terus berguna bagi para pasien untuk saling memotivasi satu sama lain.

Fitur yang terdapat dalam aplikasi Pasienia ini dapat langsung mengarahkan pasien untuk memilih kategori penyakit tertentu yang ia derita atau yang sesuai agar saling terhubung dengan pasien lainnya yang menderita penyakit yang sama.

Saat ini terdapat 9 pilihan kategori penyakit dalam aplikasi tersebut yang dapat kita pilih, diantaranya adalah mengenai Kehamilan, Jantung, Diabetes dan lainnya. Setelah pengguna tersebut memilih kategori yang sesuai, pengguna tersebut akan dapat melihat feed berupa berita update dari pasien dengan kategori penyakit yang sama.

Pasienia juga selalu memperbaharui fitur-fitur didalamnya agar penggunanya semakin dimanjakan dan menarik orang lain untuk menggunakan aplikasi ini.

Salah satu fitur baru yang telah dibuatnya adalah dengan menambahkan laman Special Promotor, laman ini berfungsi untuk membantu para pasien untuk mendapatkan obat dengan harga khusus atau diskon hingga 20% dari berbagai apotek yang telah menjadi mitra aplikasi Pasienia ini. Menarik bukan?

Dengan aplikasi yang dapat menghubungkan sesama pasien ini memang masih sangat jarang, sehingga peluang kesuksesan bagi Fadli beserta rekan kerjanya tersebut lebih besar. Belum lagi mereka telah berencana untuk mengembangkan aplikasinya ini menuju pasar internasional, khususnya bagi wilayah Asia Tenggara.

Kecanggihan akibat globalisasi ini akan sangat menguntungkan bagi mereka yang ma uterus belajar dan mengembangkan kemampuannya dengan tekun seperti Fadli, bukan hal yang mudah untuk membangun suatu aplikasi seperti Pasienia ini karena untuk memiliki mitra dengan apotek, Pasienia juga harus mampu berkompetisi dengan beberapa startup lainnya seperti ApotekAntar dan ProSehat.

Author: 
    author

    Related Post

    Comments are closed.